
Sebagian besar keunggulan disebabkan oleh sikap dan kebiasaan yang positif. (William Paley: Pimpinan Columbia Broadcasting System)
Sikap adalah keyakinan mengenai suatu obyek yang khusus mengenai orang atau situasi. Suatu perilaku (behavior) terjadi atas nilai-nilai (values) tertentu setelah terlebih dahulu melalui sikap. Jadi sikap, adalah pola-pola yang mendasari perilaku. Sikap akan menentukan seseorang dalam bertindak.
Ciri-ciri sikap positif misalnya memiliki penguasaan diri, percaya diri, rendah hati, kreatif dan optimis. Jika ia mempunyai sifat negatif, tapi mampu mengendalikannya.
Ada tiga faktor utama yang mempengaruhi sikap, yaitu lingkungan, pengalaman dan pendidikan. Lingkungan meliputi semua tempat yang menciptakan budaya, seperti rumah, sekolah, pekerjaan, media televisi, surat kabar, latar belakang budaya, agama, tradisi, keyakinan, sosial dan politik. Contoh diperusahaan yang lingkungannya positif, karyawannya akan memiliki kemampuan rata-rata dan menunjukan kinerja yang baik.
Manfaat dari sikap positif, bermanfaat bagi diri sendiri, bawahan dan atasan anda.
Bagaimana cara memiliki sikap positif?
Ada lima aturan emas, untuk mempunyai sikap positif.
Pertama, bersikap profesional, dalam pengertian umumnya cara seseorang menyelesaikan pekerjaannya. Mempertimbangkan kelemahan dan kekuatan profesionalisme.
Kedua, mmepunyai visi. Mempunyai pandangan yang jelas ke depan dan mampu mengkomunikasikan kepada orang lain, secara inspiratif.
Ketiga, selalu bugar (fit). Cukup istirahat dan rajin berolahraga dan menyelaraskan kesehatan fisik dan mental.
Keempat, bersikap adil. Orang-orang yang menjadi bawahan anda mengharapkan dan mempunyai hak untuk diperlakukan adil.
Kelima, berorientasi kepada tim. Apa yang dilakukan harus fokus kepada kepentingan tim, sehingga sikap positif akan menjadikan tim semakin kreatif.
sumber : Simandjuntak, Herris B. CEO messages: 40 nilai kiat sukses perusahaan unggul.
Gibbons Press, Jakarta, 2007

Tidak ada komentar:
Posting Komentar