Kamis, 24 April 2008

Cilember


Setelah lima hari berkutat dengan kegiatan kantor dengan segala birokrasi dan tetek bengeknya, akhirnya hari ini Sabtu, bisa rekreasi. Berkat kerja keras para pencinta alam kantor, kami melakukan kegiatan kemping. Berlokasi di Cilember, Cisarua, Bogor.

Perjalanan menuju kesana cukup padat. Karena semua pengen "weekend". Biasa penduduk Jakarta, tuh paling demen bikin macet. Setelah lima hari bikin macet jalanan ibu kota, hari ini pada berduyun-duyun ke puncak, bikin kemacetan yang panjang dari Gadog sampe Puncak. Kalo nggak bikin macet sehari aja, kepala orang Jakarta sudah pada puyeng kali.

Walopun aku brangkat sendiri dari Bogor tetep aja kena dampaknya. Mulai dari pertigaan Gadok, sudah ketahan. Akhirnya, ya tetep aja brangkat dah rapi, dan fresh akhirnya langsung kusut dan kringetan.

Tapi semua terobati dengan lokasi kemping. Curug Cilember, merupakan daerah hutan pinus yang lebat. Untuk menuju lokasi dari pertigaan Cisarua belok ke kiri, menyusuri jalan sempit dan perlu berhati-hati. Karena jalanan naik turun, namun jalanan nya sampe lokasi mulus kok. Hanya lokasi parkirnya kurang luas. Sehingga perlu hati-hati mobil nyrempet. Atao kalo mau aman, parkir ajah dibawah, atau sekitar 500 meter dari lokasi.

Masuk lokasi sudah disambut dengan udara khas pengunungan yang sejuk dan segar. Untuk masuk ke lokasi perlu beli tiket Rp. 2500,-. Laki perempuan, tua muda sama ajah harganya.

Menyusuri hutan pinus dan suara air disekitar dipintu bikin suasana jadi adem loh. Pemandangan masuk langsung bertemu dengan taman kupu-kupu. Nggak tahu kenapa dikasih nama begitu. Mungkin bangunan berbentuk lingkaran di antara rimbunan pohon cemara itu buat miara kupu.

Untuk menuju curug, perlu menyusuri jalan setapak. Btw kalo ada yang belum tahu curug nih aku kasih tahu. Curug tuh air terjun. Tapi nggak segede dan sedasyat yang di Amerika sono. Apa tuh namanya curug Arisona atau apah tuh yang air luber banget. Jalan setapaknya udah bagus kok, karena ditata dan dikasih batu-batu belah, sehingga udah keras. Cuman karena lembab dan banyak air licin juga.

Pohon cemara disekitar jalan besar dan tinggi-tinggi. Selain bikin teduh dan nyaman, bisa juga sebagai alat flying fox. Tuh yang meluncur di atas tali. Tapi hati-hati jangan, main naik sendirian, karena meluncur seperti itu perlu alat keamanan dan instruktur handal.

Dibawah pohon cemara juga digunakan untuk tempat kemping. Nah disini nih, kami mendirikan tenda-tenda kecil, yang hanya muat buat dua orang. Tendanya memenuhi area, karena pesertanya emang banyak. Warna-warni kaya pelangi.

Tidak ada komentar: