Kamis, 24 April 2008

Ke pante

Selamat hari lebaran, mohon maaf lahir bathin. Setelah berkunjung ke sanak sodara, akhirnya diputuskan untuk menikmati liburan lebaran ke Pante Anyer. Karena sebagai orang Gunung Salak, lama nggak pernah liat air yang banyak.

Hari pertama disibukan dengan hunting mobil. Mobil yang ada nggak muat lagi buat nampung keluarga besar. Dulu sebelum para orok gede2 nih masih cukup. Anak kecil dipangku, ibu-ibu dibantu. Tapi setelah dikasih asi dan nasi, mereka dah pada gede. Cepet banget, anak-anak gede, padahal baru kmarin lahir. Atau aku yang udah tuir yah.

Ternyata agak susah cari mobil sewa di hari lebaran. Semua sudah dipesen dan dipake. Sampe mobil butut, mobil buntung, sampe truk pun laku. Bener-bener lebaran yang rame. Akhirnya setelah tanya sono kemari, dapet carry merah. Dengan uang sewa 350 ribu/ hari tanpa sopir.

Malem harinya, giliran emak-emak yang repot, bikin makanan dan perbekalan. Semua kue dibungkus, toples ditungging'in di masukin ke kantong plastik. Bikin mie goreng, dadar telor, dan perkedel, makanan resmi perjalanan kami. Semua dikemas dalam rantang-rantang. Tak lupa teh disimpen diteko alumunium, untuk mengantisipasi dehidrasi di jalan.

Cilember


Setelah lima hari berkutat dengan kegiatan kantor dengan segala birokrasi dan tetek bengeknya, akhirnya hari ini Sabtu, bisa rekreasi. Berkat kerja keras para pencinta alam kantor, kami melakukan kegiatan kemping. Berlokasi di Cilember, Cisarua, Bogor.

Perjalanan menuju kesana cukup padat. Karena semua pengen "weekend". Biasa penduduk Jakarta, tuh paling demen bikin macet. Setelah lima hari bikin macet jalanan ibu kota, hari ini pada berduyun-duyun ke puncak, bikin kemacetan yang panjang dari Gadog sampe Puncak. Kalo nggak bikin macet sehari aja, kepala orang Jakarta sudah pada puyeng kali.

Walopun aku brangkat sendiri dari Bogor tetep aja kena dampaknya. Mulai dari pertigaan Gadok, sudah ketahan. Akhirnya, ya tetep aja brangkat dah rapi, dan fresh akhirnya langsung kusut dan kringetan.

Tapi semua terobati dengan lokasi kemping. Curug Cilember, merupakan daerah hutan pinus yang lebat. Untuk menuju lokasi dari pertigaan Cisarua belok ke kiri, menyusuri jalan sempit dan perlu berhati-hati. Karena jalanan naik turun, namun jalanan nya sampe lokasi mulus kok. Hanya lokasi parkirnya kurang luas. Sehingga perlu hati-hati mobil nyrempet. Atao kalo mau aman, parkir ajah dibawah, atau sekitar 500 meter dari lokasi.

Masuk lokasi sudah disambut dengan udara khas pengunungan yang sejuk dan segar. Untuk masuk ke lokasi perlu beli tiket Rp. 2500,-. Laki perempuan, tua muda sama ajah harganya.

Menyusuri hutan pinus dan suara air disekitar dipintu bikin suasana jadi adem loh. Pemandangan masuk langsung bertemu dengan taman kupu-kupu. Nggak tahu kenapa dikasih nama begitu. Mungkin bangunan berbentuk lingkaran di antara rimbunan pohon cemara itu buat miara kupu.

Untuk menuju curug, perlu menyusuri jalan setapak. Btw kalo ada yang belum tahu curug nih aku kasih tahu. Curug tuh air terjun. Tapi nggak segede dan sedasyat yang di Amerika sono. Apa tuh namanya curug Arisona atau apah tuh yang air luber banget. Jalan setapaknya udah bagus kok, karena ditata dan dikasih batu-batu belah, sehingga udah keras. Cuman karena lembab dan banyak air licin juga.

Pohon cemara disekitar jalan besar dan tinggi-tinggi. Selain bikin teduh dan nyaman, bisa juga sebagai alat flying fox. Tuh yang meluncur di atas tali. Tapi hati-hati jangan, main naik sendirian, karena meluncur seperti itu perlu alat keamanan dan instruktur handal.

Dibawah pohon cemara juga digunakan untuk tempat kemping. Nah disini nih, kami mendirikan tenda-tenda kecil, yang hanya muat buat dua orang. Tendanya memenuhi area, karena pesertanya emang banyak. Warna-warni kaya pelangi.

Selasa, 15 April 2008

Nyemplung deh


Kegiatan rutin dipagi hari, brangkat kerja naik motor. Dari rumah brangkat naik motor dilanjutkan dengan KRL. Selain irit juga praktis. Seperti biasa nih, lalu lintas di Senin pagi pasti padat. Semua orang kluar semua, dari yang ke pasar, berangkat sekolah, sampai yang kerja.

Dan akhirnya jalanan padet banget. Kluar gang ajah angkot dah berjejer memenuhin ruas jalan, ditambah mobil pribadi dan tentu saja motor yang terus di jalur kanan. Arah jalan menuju bogor ini yang rame. Karena sebagaian besar orang tujuannya ke Bogor. Karena dah susah bergerak dan ruas jalan emang didesain hanya untuk dua arah, maka semua motor bergerak disisi kanan jalan berdampingan dengan angkot dan melawan arus.

Ini memang berbahaya, kalo nggak hati-hati pasti bisa kesenggol dengan motor lain, nyenggol angkot sebelah atau ketabrak dengan pengendara lain dari depan. Kecepatan pun harus terbatas, kalo nekad kenceng, siap-siap ajah untuk terima resiko. Kalo nggak nabrak pasti ditabrak.

Seperti ini, ini MIO Hitam yang mulai menyodok sejak depan Kantor Kecamatan Ciomas, dari belakang sudah mulai mepet-mepet motor. Karena memang arus padat, dia nggak bisa nyusul. Aku seh jalan ngikutin arus aja, ada kesempatan nyusul, susul ya ngekor aja di belakangnya.

Seperti nya ni Mio nggak sabaran, sudah jelas depan ada orang nyebrang, main pencet-pencet klakson. Orang syaraf pikirku, kalo dah diatas kuda besi sepertinya yang paling jago. Dimana-mana peraturan nggak tertulis, pejalan kaki itu raja jalanan, bukan pengendara motor.

Tapi emang geblek, pencet klakson, dah aja aku tancap gas, tinggalin daripada berisik. Eh mulai kenceng juga tuh Mio, ya dah kasih lewat ajah. Depan motor ada sekluarga bawa bayi, dipepet juga. Karena sama-sama panas yang pepet2an tuh dua motor, sampe depan kantor PDAM. Pak inget anak istri. Akhirnya karena kalah penumpang, MIO bisa lepas, dan meluncur kenceng.

Perjalanan pun tenang kembali, motor berjalan lambat berbaris. Nggak ada suara klakson dan gas yang sengaja buat dikasih jalan.

Mendekati SMP PGRI, kok jalanan makin lambat dan padet. Aku pikir emang anak skolah lagi antre masuk dan hari Senin mau upacara. Tapi kok lambat banget, setelah bersusah payah bergerak baru kliatan tuh. Ada motor jatuh, kata sopir angkot.

Ternyata bener, ada motor yang lagi dituntun ma satpam. Dan bentuknya MIO item dengan jaket merah yang dari tadi pencet klakson. Tadinya kasihan karena tuh orang kecemplung got, tapi terpaksa kudu senyum, syukurin luh, dari tadi bikin onar wae, mepet jalan, ngambil jalan, bunyiin klakson dan ending nya nyemplung got.

Searching

Teknik searching di blogspot gimana yah? Cari dari searching kok nggak nemu. Fungsi searching disini hanya untuk searching intern. Pencarian data dalam blog tersebut. Trus gimana cara cari blog di tempat lain. Misal blog yang bahas manajemen, atau lebih spesifik lagi misal blog si A. Apa perlu balik ke google lagi?

Senin, 14 April 2008

Sufi pinggiran

Sufi pinggiran dalah sebuah afirmasi atau pengakuan bahwa semua orang memiliki kesadaran ilahiah atau kearifan ilahiah paling autentik, tak peduli apakah orang itu menyatakan beriman kepada Tuhan, tak soal apakah orang itu buta huruf atau guru besar teologi; sebuah pengakuan bahwa kita sama-sama mencari kebenaran ketuhanan yang paling jujur; tak terbatas bagi mereka yang menyatakan beriman sesuai agama yang diyakini dan dipeluk atauapun bagi mereka yang tidak menyatakan beriman kepada Yang Illahi; sebuah usaha yang jujur dalam beragama dan ber-Tuhan.

Minggu, 13 April 2008

Kiat mengembangkan perpustakaan

Kiat Mengembangkan Perpustakaan:TRIK & TIPS: Konsep Praktis Pengembangan Perpustakaan(UPT Perpustakaan ITB, 29 Desember 2006) *

Sesuai judul makalah, tulisan ini bukanlah sebuah karya ilmiah yang dapat dijadikan acuan untuk penulisan akademis tetapi merupakan petunjuk praktis yang didasari oleh pengalaman dan data serta fakta yang dikumpulkan dari berbagai sumber.

Kearah mana Pengembangan Perpustakaan Harus dilakukan?

Dasar pengembangan sebuah perpustakaan harus dilakukan berdasarkan kebijakan dari lembaga penaung, kecuali jika perpustakaan tersebut bersifat independen. Dasar utama yang harus menjadi landasan adalah visi dan misi lembaga. Perpustakaan harus berperan mendukung tercapainya visi dan misi ini. Perpustakaan independen (misal: Perpustakaan Doddy Tisna) juga harus memiliki visi dan misi untuk dijadikan jalur pijakan pengembangan. Dengan visi dan misi yang jelas, maka dapat dibuat sebuah ukuran atau indikator keberhasilan yang harus dicapai dalam pengembangan. Apa yang harus dikembangkan?

Dari sekian banyak komponen perpustakaan, ada beberapa komponen yang dapat dipilih sebagai prioritas, yaitu:

1. koleksi
2. SDM pustakawan dan tenaga administrasi
3. jenis dan bentuk layanan
4. cakupan pengguna (komunitas lokal – regional – nasional – dst.)
5. fasilitas pendukung (gedung dan alat)

Prioritas diberikan pada komponen yang paling mendukung target pengembangan lembaga. Pertimbangan lain adalah ketersediaan dana yang dimiliki. Apa yang diperlukan untuk pengembangan?

Pada setiap kegiatan pengembangan, dibutuhkan pendukung utama untuk menjamin keberhasilan. Pendukung pertama adalah dana (fund). Pendukung berikutnya adalah perencanaan (planning) dimana di dalamnya sudah dimuat tujuan masing-masing kegiatan, ukuran capaian, bentuk program. Pada perencanaan juga disebutkan kapan setiap tujuan harus tercapai. Pendukung utama ketiga adalah sumber daya manusia pengelola perpustakaan (manajer, pustakawan, klerk) yang mengetahui peran masing-masing sehingga akan bersedia bertanggung jawab atas keberhasilan atau kegagalan/ tertundanya pencapaian tujuan.

Mulai Darimana?
Langkah pengembangan sebaiknya dimulai dari kesepakatan bersama dari setiap komponen di dalam sistem, mulai dari pimpinan lembaga, pengelola perpustakaan sampai pada pengguna. Semua komponen harus sepakat tentang apa yang akan dikembangkan, serta konsekuensi yang harus dihadapi akibat pengembangan (misalnya, suasana baru dan berbeda). Dengan demikian semua komponen akan bergerak pada arah yang sama, tidak membuat arah sendiri-sendiri.

1. Buatlah SWOT analyses
Untuk dapat mengukur keberhasilan dari kegiatan pengembangan diperlukan ukuran yang ditentukan sendiri oleh lembaga berdasarkan kondisi yang ada. Caranya adalah dengan membuat analisa SWOT (Strength, Weakness, Opportunities, Threat), yaitu melihat apa yang menjadi KEKUATAN (S) lembaga: jumlah dan tingkat pendidikan SDM, jaringan, dan semua kekuatan internal, apa KELEMAHAN (W) lembaga: keterbatasan dana, koleksi yang ketinggalan jaman, ruang kurang representatif, dan kelemahan internal lainnya, KESEMPATAN (O) yang terlihat di eksternal lembaga: kebijakan pemerintah, tawaran kerjasama, kesempatan beasiswa,dan semua kesempatan dari eksternal, ANCAMAN (T) dari eksternal yang akan menghambat usaha pengembangan: persaingan dengan lembaga sejenis, globalisasi, citra masyarakat tentang lembaga selama ini.

2. Tentukan sasaran dengan ukuran (standar) capaian yang jelas
Ukuran keberhasilan yang dibuat berdasarkan tujuan yang disusun dengan mengacu pada analisis SWOT. Ukuran yang dibuat haruslah rasional agar tingkat keberhasilannya menjadi sangat tinggi. Jika memungkinkan, ukuran keberhasilan sebaiknya berupa angka (kuantitas). Jika tidak, dapat juga dengan ukuran kualitas, contohnya:

1. Di ruang layanan akan terpasang 15 komputer on-line
2. Pustakawan berpendidikan S1 bertambah menjadi 8 orang atau
3. Terdapat layanan baru yang memiliki daya tarik lebih tinggi.
4. Pengguna perpustakaan menggunakan seluruh layanan yang disajikan

Dengan ukuran yang jelas maka seorang manajer akan bisa membuat target minimal yang bisa dicapai dan dapat membuat evaluasi tentang tingkat keberhasilan ( target 15 komputer – realisasi 10 komputer= capaian…..%)

3. Susun program
Setelah jelas ukuran capaian, buatlah program untuk mencapai target yang ditetapkan, misalnya:
1. Kerjasama dengan perusahaan untuk pengadaan komputer baru untuk bidang pelayanan.
2. Peningkatan kualitas SDM melalui pendidikan jenjang sarjana.
3. Lokakarya Revitalisasi Layanan Perpustakaan

Yang harus diingat adalah bahwa semua program harus mengacu pada kebijakan lembaga penaung agar mendapat dukungan (-paling tidak- dukungan moral) dari lembaga. Selain itujuga tetap memperhatikan hasil analisis SWOT sebagai acuan penyusunan program.

4. Susun anggaran
Selanjutnya adalah menghitung anggaran yang harus dikeluarkan dalam kegiatan pengembangan. Dasar anggaran dapat ditetapkan berdasarkan ketersediaan anggaran/ anggaran yang disediakan, atau berdasarkan tujuan yang harus dicapai yang berdampak pada program yang akan dibuat. Seluruh butir anggaran harus dihitung dengan cermat sehingga tidak ada yang terlewati agar tidak ada kegiatan yang harus dihentikan karena kekeliruan pengitungan dana.

5. Tetapkan waktu
Setelah itu tetapkan waktu yang pasti tetapi rasional untuk setiap program yang akan dilakukan. Pilih mana saja program yang dapat dijalankan secara paralel, dan mana yang harus dilakukan berurutan/ satu demi satu. Dengan penetapan waktu ini maka pembagian kerja akan semakin jelas mudah dilakukan karena tidak akan terjadi benturan waktu pengerjaan program dan pustakawan yang harus merangkap garapan. Sepertinya penentuan waktu adalah sesuatu yang sederhana. Padahal kekeliruan penentuan waktu bisa membuat sebuah program tidak terlaksanakan dengan sempurna karena alokasi yang keliru (terlalu lama atau terlalu sebentar). Kemudian tanpa ukuran waktu, manajer tidak bisa menuntut timnya untuk bergerak cepat.

Bagaimana Mendapatkan Dukungan?
Masalah ini sepertinya menjadi penyakit menahun yang tak kunjung sembuh. Setiap saat dikeluhkan oleh banyak perpustakaan yang ingin bergerak melangkah maju. Padahal masalahnya tidak berada di luar perpustakaan tetapi ada di dalam, yaitu pola pikir yang masih self-oriented. Pola pikir ini memelihara anggapan bahwa perpustakaan adalah lembaga non komersial yang perlu dukungan dan tidak bisa mendukung karena tidak punya penghasilan sendiri. Untuk itu pola pikir ini harus sudah ditinggalkan karena sudah tidak lagi relevan dengan kondisi sekarang – era otonomi dan era globalisasi.

a. Tunjukkan hasil
Pada era sekarang ini berlaku prinsip:” bantulah mereka yang sudah mampu”. Maka untuk mendapatkan dukungan, sebuah perpustakaan harus mampu menunjukkan apa yang telah dicapainya dengan kondisi yang ada. Semua capaian ini harus tertuangkan dalam sebuah laporan yang lengkap, baik laporan kuantitatif maupun laporan kualitatif. Kemukakan komponen yang dimiliki, apa yang sudah berhasil dan apa yang sedang dilakukan, terutama bagaimana perpustakaan telah banyak berperan dalam mendukung program lembaga penaung sebagai stake holder. Kemudian juga tingkat pemanfaatan oleh pengguna pada semua layanan yang disajikan.

b. Ajukan permohonan dukungan ‘tambahan’
Dengan memperlihatkan kemajuan yang telah dicapai, permohonan dukungan tidak lagi bersifat mengemis karena tidak punya dan belum berbuat apa-apa, tetapi lebih berupa permohonan untuk ‘menambah’ apa yang telah dimiliki agar perpustakaan lebih mampu bergerak maju. Dengan bentuk permohonan ini, lembaga pada umumnya tidak melihat dukungan sebagai sesuatu yang besar dan mahal (padahal ‘tambahan’ yang dibutuhkan bisa saja 90% dari apa yang telah dipunyai – tinggal menambah 14 komputer dari satu komputer yang telah ada ).

c. It’s not for us. It’s for YOU!
Pada setiap pengajuan permohonan, perpustakaan tidak boleh memikir-kan diri sendiri tentang apa yang akan dirasakan oleh perpustakaan, tetapi lebih berorientasi pada manfaat yang dapat diperoleh lembaga penanung atau sponsor, atau badan lain yang diajak bekerja sama, jika perpustakaan bisa berkembang. Sederhananya:” perkembangan ini bukan untuk kami (perpustakaan), tetapi untuk anda yang telah mendukung.” Sebutkan dengan jelas perubahan dan kemajuan yang akan terjadi pada lembaga dengan memiliki perpustakaan yang berkualitas.

Nampaknya cara ini selintas seperti merendahkan peran dan posisi perpustaka-an. Padahal sebenarnya memang peran perpustakaan adalah pendukung, pendorong, penyedia bantuan bagi sebuah lembaga yang akan berkembang. Perpustakaan bukanlah sebuah perusahaan penghasil produk yang berdiri sendiri yang bisa memberikan keuntungan finansial. Ia adalah salah satu komponen dari sekian banyak komponen dari sebuah lembaga. Akan tetapi perpustakaan harus mampu meyakinkan semua pihak :”we are the most important component among others.”

Penutup
Trik dan Tip dalam mengembangkan perpustakaan ini memang lebih mudah dibicarakan daripada dilakukan. Akan tetapi usaha ini harus selalu dilakukan dengan tetap menggunakan prinsip “give and take”, yaitu apa yang bisa diberikan oleh perpustakaan, dan karena itu maka perpustakaan juga harus mendapatkan hak untuk mendapatkan dukungan finansial maupun dukungan material lainnya. Lembaga akan maju kalau perpustakaan maju. Bisakah kita menunjukkan buktinya?

*) Tulisan dari Pustakawan ITB

Sampah

Definisi
Sampah adalah benda yang sudah tidak dipake lagi.

Klasifikasi
Sampah berdasarkan sifatnya terbagi menjadi sampah organik dan an organik. Sampah organik atau biasa disebut sampah basah adalah sampah yang bisa cepat terurai kembali. Misalnya daun-daunan, buah-buahan. Sedangkan yang an organik atau sampah kering adalah sampah yang sulit / lama terurai. Misalnya plastik, logam.

Sampah berdasarkan bentuknya terbagi menjadi sampah cair dan padat
Sampah cair disebut limbah, sedangkan sampah padat dibilang sampah ajah.

Sampah masyarakat adalah orang yang sulit atau tidak diterima dimasyarakat.

Knapa sampah
Karena sudah tidak mempunyai fungsi/ kegunaan bagi pemiliknya.


Fungsi
Sampah membuat kotor, dan polusi bagi pemiliknya. Sampah menjadi sesuatu yang harus segera dibuang. Membuang sampah berarti membuat kehidupan lebih baik, lebih segar, fresh. Sampah yang menggunung akan mengakibatkan bau yang menyegat, lalat berkerumun sehingga mengganggu kesehatan. Air sampah dapat menyebabkan polusi sumur.

Sampah masyarakat perlu penanganan khusus. Jika tidak akan mengakibatkan penyakit masyarakat dan bisa menular ke semua lapisan. Sampah-sampah atau benda yang masih bisa di reuse (menggunakan kembali), reduce (mengurangi), recycle (mendaur ulang, dan replace (mengganti).

Bagi pemulung, sampah merupakan sumber kehidupan mereka. Di mata mereka, itu bukan sampah, tapi ibarat emas. Emas yang menjadi tujuan mereka keliling disetiap tong sampah. Kaleng, botol, kertas, dan benda lain yang masih bisa dimanfaatkan dikumpulkan dan dipilah kembali untuk dijual ke pengepul.

Dalam dunia kerja juga terdapat sampah. Mereka yang sudah tidak mempunyai fungsi dan tugas merupakan sampah. Kalo tidak segera dilakukan penanganan sampah ini akan seperti duri dalam daging. Membuat busuk daging, dengan ideologi-ideologi yang dibenarkan sendiri.

Kenapa mereka jadi sampah?
Karena sudah tidak punya manfaat bagi kantor. Tidak mendapatkan tempat lagi. Mereka yang tersingkirkan namun kemudian tidak mempunyai kreatifitas. Talenta sudah mentok dan tidak bisa bersaing dengan para pendatang.

Bagiamana menanganinya? Masih bisa diterapkan dengan reuse, reduce, replace?
Orang-orang ini sebenarnya masih bisa mendapatkan tempat, tapi harus mampu bersaing dan belajar kembali.

Kamis, 10 April 2008

Ngutang donk

Menurut petuah orang bijak, ngutanglah selagi ada kesempatan. Nah loh kok disuruh ngutang? Gimana ceritanya?

Masih menurut beliau, ada orang yang susah untuk menabung. Ketika penghasilannya masih kecil habis, begitu juga ketika penghasilannya bertambah habis juga. Jadi kemana larinya tuh uang. Padahal kebutuhan hidup dimasa depan smakin banyak dan makin mahal. Nah, untuk mengantisipasi hal tersebut, maka disarankan untuk ambil tabungan di depan, alias ngutang.

Ngutang bisa berbentuk tunai (uang), bisa berbentuk kendaraan, atau rumah. Dan sesuai anjuran orang bijak tadi, pergunakan tabungan tersebut sebaik mungkin. Artinya jika memang memerlukan kendaraan ya belanjakan/ kreditlah kendaraan. Kalo butuh rumah, kredit rumah dan seterusnya. Kalo bahasa kerennya sesuai prioritas.


Namun perlu diinggat smua itu harus sesuai kemampuan. Kalo mampunya baru bisa kredit motor ya jangan maksain kredit mobil.

Sikap positif


Sebagian besar keunggulan disebabkan oleh sikap dan kebiasaan yang positif. (William Paley: Pimpinan Columbia Broadcasting System)

Sikap adalah keyakinan mengenai suatu obyek yang khusus mengenai orang atau situasi. Suatu perilaku (behavior) terjadi atas nilai-nilai (values) tertentu setelah terlebih dahulu melalui sikap. Jadi sikap, adalah pola-pola yang mendasari perilaku. Sikap akan menentukan seseorang dalam bertindak.

Ciri-ciri sikap positif misalnya memiliki penguasaan diri, percaya diri, rendah hati, kreatif dan optimis. Jika ia mempunyai sifat negatif, tapi mampu mengendalikannya.

Ada tiga faktor utama yang mempengaruhi sikap, yaitu lingkungan, pengalaman dan pendidikan. Lingkungan meliputi semua tempat yang menciptakan budaya, seperti rumah, sekolah, pekerjaan, media televisi, surat kabar, latar belakang budaya, agama, tradisi, keyakinan, sosial dan politik. Contoh diperusahaan yang lingkungannya positif, karyawannya akan memiliki kemampuan rata-rata dan menunjukan kinerja yang baik.

Manfaat dari sikap positif, bermanfaat bagi diri sendiri, bawahan dan atasan anda.

Bagaimana cara memiliki sikap positif?
Ada lima aturan emas, untuk mempunyai sikap positif.
Pertama, bersikap profesional, dalam pengertian umumnya cara seseorang menyelesaikan pekerjaannya. Mempertimbangkan kelemahan dan kekuatan profesionalisme.

Kedua, mmepunyai visi. Mempunyai pandangan yang jelas ke depan dan mampu mengkomunikasikan kepada orang lain, secara inspiratif.

Ketiga, selalu bugar (fit). Cukup istirahat dan rajin berolahraga dan menyelaraskan kesehatan fisik dan mental.

Keempat, bersikap adil. Orang-orang yang menjadi bawahan anda mengharapkan dan mempunyai hak untuk diperlakukan adil.

Kelima, berorientasi kepada tim. Apa yang dilakukan harus fokus kepada kepentingan tim, sehingga sikap positif akan menjadikan tim semakin kreatif.

sumber : Simandjuntak, Herris B. CEO messages: 40 nilai kiat sukses perusahaan unggul.
Gibbons Press, Jakarta, 2007

Estetika sastra dan budaya

Judul : Estetika sastra dan budaya
Penulis : Nyoman Kutha Ratna
Penerbit : Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2007
Deskripsi fisik : xii, 497 hlm.; 21 cm
ISBN : 978-979-1277-09-9
No Kelas : 801.93 RAT e

Buku dengan judul "Estetika Sastra dan Budaya' diterbitkan dalam rangka memenuhi kebutuhan mahasiswa, khususnya para mahasiswa dalam bidang humaniora.

Sesuai dengan judulnya buku ini menjanjikan masalah keindahan dalam kaitannya dengan sastra dan kebudayaan pada umumnya. Estetika sastra berkaitan dengan bahasa sebagai simbol di satu pihak, dan dengan hakikat karya sastra itu sendiri, yaitu kreativitas imajinatif dipihak yang lain. Estetika, sastra dan kebudayaan adalah aspek penting yang diperlukan oleh manusia dalam rangka mempertahankan keseimbangan antara dimensi jasmani dan rohani. Pada dasarnya manusia tidak bisa hidup tanpa keindahan.

Rabu, 09 April 2008

Kunjungan ke Perpustakaan Nasional


Untuk mengetahui aplikasi ilmu perpustakaan di dunia kerja, rombongan PIP Angkatan XIII mengadakan kunjungan keberbagai instansi/ lembaga yang bergerak di bidang perpustakaan. Salah satu lokasi yang kami kunjungi adalah Perpustakaan Nasional, bertempat di Jalan Salemba Raya Jakarta Pusat.

Kami diterima dan dijamu oleh para petinggi Perpustakaan Nasional. Ditempatkan disebuah aula, kami diberikan penjelasan tentang tugas dan fungsi Perpustakaan Nasional. Setelah dirasa cukup temen-temen diberikan kesempatan untuk melihat dan berdialog dengan para petugas.

The husband

Judul : The Husband: kisah cinta sejati
Penulis : Dean Koonz; penerjemah Kunti Saptoworini
Cetakan : 1
Penerbit : Jakarta: Pustaka Alfabet, 2007
Deskripsi fisik : 420 hlm.; 20 cm
ISBN 978-979-3064-48-2

No klas : 813 KOO h

Micth seorang pria bersahaja. Ia menjalani hidup dengan penuh kesederhanaan. Baginya kesahajaan adalah kesempurnaan. Namun sayang, disuatu sore, sedering telepon membalik kehidupannya. Seorang pria mengaku menculik istrinya dan meminta tebusan dua juta dollar. Jika dalam tempo tiga hari tebusan tidak ditunaikan, penculik akan membunuh istrinya. Mereka juga mengancam akan menghabisi nyawa Mitch jika dia melapor polisi.

Tentu saja. Mitch tak punya uang sebanyak itu. Ia hanya tukan kebun dengan usaha jasa swa-taman sekadarnya. Tetapi para penculik tak mau peduli. Untuk menunjukan keseriusannya, mereka menembak mati seorang pria tepat di depan Mitch. Batin Micth gusar. Sebagai saksi tunggal atas kejadian itu, Mitch harus berurusan dengan polisi, sementara dia sendiri tak kuasa melaporkan kasus penculikan istrinya.

Dalam usaha mendapatkan uang tebusan, Mitch dihadapkan pada kenyataan baru yang mengubah smua persepsi tentang dirinya sendiri: Mitch, seorang tukang kebun yang sederhana yang selalu percaya pada kebaikan dan yang senantiasa menemukan kedamaian dalam hijau tanaman, akhirnya menjumpai kejahatan dalam wujud yang amat murni. Dalam proses itu, Mitch tak sekedar berjuang membebaskan istrinya, tapi juga bermetamorfosis atas kejiwaannya sendiri.

Buku Fiksi

Judul : La Grande Borne
Penulis : Nh. Dini
Penerbit: Gramedia, Jakarta, 2007
285 hlm; 21 cm
ISBN 979-22-2617-6

Hubungan yang semakin memburuk dengan suaminya, ditambah penyakit fatal yang nyaris merenggut nyawanya, membuat Dini menjalani hari-harinya tanpa semangat. Detik-demi detik dilaluinya bagaikan robot yang bergerak secara otomatis. Bahkan ia tak peduli pada Lintang dan Padang.

Setitik harapan yang masih tersisa di hatinya hanyalah terwujudnya rencana-rencana yang disusun "Kaptenku" -kekasihnya- untuk mereka berdua dan anak-anaknya. Dini merindukan saat yang tepat untuk meninggalkan kehidupannya yang bagai terpanggang api dan memulai lembaran baru dan rengkuhan sejuknya kasih sayang sang Kapten. Tapi ,,, manusia hanya bisa berencana, Tuhan berkehendak lain.

Hari berganti minggu, minggu berganti bulan ... sia-sia Dini menantikan datangnya surat atau dering telpon dari Sang Kapten.

Senin, 07 April 2008

Bosen Ach

Berbagai tayangan reality show makin banyak di tipi. Dari kegiatan yang sifatnya kontes, sampe acara jail-jailan dikemas dalam berbagai rupa. Hasilnya ada yang berhasil menjaring pemirsa ada juga yang sekedar numpang lewat.

Kontes adu nyanyi di Indosiar adalah salah satunya. Setelah sukses dengan AFI (Akademi Fantasi Indonesiar), AFI Junior, Kondangin, Mamamia, Mama Seleb, dan terakhir yang masih tayang adalah Starshow. Acara yang dikemas dengan tema adu ketrampilan nyanyi, namun karena peserta dari berbagai kalangan, akhirnya hanya menimbulkan kelucuan-kelucuan. Suara fals sumbang sudah biasa. Bagaimana Kiwil dengan suara apa adanya berusaha menyanyi dengan benar.

Namun kontes ini memang bukan ajang nyanyi, tapi sebuah acara dagelan dan komedi slaptik. Acara yang berdurasi hampir 4 jam ini berisi olok-olok, guyonan yang bisa sedikit mengurangi stress. Faktor utama dari kesuksesan acara seperti ini karena host mereka lihai dalam memainkan kata atau mencari guyonan. Bagaimana Eko Patrio, Ruben, Madam Ivan kompak dan slalu mencari dan mencela satu sama lain. Dan karena akhirnya suasana menjadi hangat dan meriah. Para awak produksi pun nggak luput dari kejahilan mereka. Dari kameramen, tukang lampu, sampe satpam pun mereka kerjain.

Namun dibalik itu, semua sepertinya sudah waktunya acara ini diakhiri dan digantikan dengan acara lain. Penonton khusus nya saya, sudah bosen dengan bentuk komedi dan komentar mereka. Ganti program baru yang fresh

Kenapa harus begini

Selain loket kereta, tempat mana favorit yang aku tuju pasti toilet di pojok deket dipo. Kenapa harus kesitu? Itu yang nggak aku mengerti. Setiap nyampe stasiun Bogor, pasti deh kebelet vivis. Entah itu karena sugesti ato apa? Yang pasti itu ritual wajib yang nggak boleh dilupakan.

Sebenarnya dari rumah aku minum sedikit, dan dah disempetin untuk vivis dulu sebelum brangkat. Tapi tetep saja nyampe stasiun langsung terserang HIV (Hayang Vivis). Walopun jumlahnya juga nggak seberapa. Untung toilet itu buka 24 jam. Jadi nggak perlu repot-repot untuk mencarinya.

Pernah aku paksa'in nggak mampir ke toilet situ. Eh baru duduk di kursi dah panas banget? Duduk nggak nyaman dan perut terasa kras. Tapi tetep aku lawan, tapi tetep ajah keok. Nyampe bojong gede ya turun juga untuk mampir satu ruangan kecil yang bau dan becek.

Dah aku konsultasi ke dokter. Kata beliau, kamu teh stress? Weleh, stress???? Ya, karena stress, jadi pikiran menjadi tegang, dan akhirnya lari ke perut. Ada yang mules pengen kencing dan sebagainya (sebagainya itu apa yah.. ini belum ada penjelasan).

Obatnya gimana dok?

Sebelum brangkat kerja, minum minuman yang anget, bikin pikirian rileks. Anggaplah berangkat kerja layaknya seperti mau berangkat umroh. Semua yang dilakukan seperti layaknya kita pergi beribadah. Sehingga yang timbul adalah hati yang tenang dan ikhlas. Dan berdoalah sebelum brangkat kerja.

Ato aku dah terjangkit Toilet Mania? Kalo nggak mampir sehari ajah dah, bikin puyeng?Menurut lo pade gimana solusinya?

Idola cilik

Berawal karena keseringan nongton teve

Idola cilik idola kita, satu acara adu bakat nyanyi dan kebersamaan bersama orang tercinta (ayah atau ibu) yang ditayangkan RCTI.

Acara yang dipandu oleh Oki Lukman. Walopun intinya lomba nyanyi, tapi acara ini lain dari yang lain. Para peserta memang harus mempunyai kemampuan nyanyi dan mempunyai hubungan yang mesra dengan orang tercinta (ayah, ibu, atau orang yang terdekat). Kalo sering nonton acara ini bisa dibedakan bahwa keahlian nyanyi mereka memang bagus dan bening-bening. Osa salah satu peserta dari Surabaya, suara nya sangat tinggi dan bening.

Pesertanya pun datang dari berbagai kalangan. Ada yang berasal dari kalangan atas dan berpendidikan. Namun ada juga yang berasalah dari kalangan anak jalanan. Seperti Dayat yang juga dari Surabaya berasal dari orang tak mampu. Mereka bersaing dengan teman-teman sebaya untuk menjadi idola cilik baru Indonesia.

Multi talenta
Dibalik keluguan dan lucunya wajah mereka, ternyata mereka mempunyai segudang kemampuan. Selain bernyanyi, mereka mempunyai kemampuan dan prestasi yang membanggakan. Dayat, bocah 11 tahun, sudah bisa mencipkatan lagu sendiri. Selain itu dia juga sudah membuat suatu kelompok band.

Salah satu peserta dari Jakarta, mempunyai kemampuan, menari, berpidato dan menulis karya ilmiah dalam bahasa Inggris.

Idola cilik yang multi talenta, mereka tidak hanya tumbuh berkembang dalam satu keahlian. Dan diharapakan mereka menjadi anak Indonesia yang bisa bersaing dengan bangsa lain. Idola Cilik, tontonan yang menarik.

Sedikit ganjalan adalah terbatasnya lagu anak yang pas dinyanyikan mereka. Dan akhirnya mereka menyanyikan lagu-lagu orang dewasa.

Kluar jalur lu!

Ketika ngobrol tentang suatu topik bersama teman, sangat mengasyikan. Ngobrol menjadi suatu cara untuk mencurahkan unek-unek dalam hati atau memberikan suatu solusi terhadap suatu permasalahan. Ngobrol menjadi sarana sharing pengetahuan, pengalaman atau mengungkapkan kepedulian terhadap teman, atau memang untuk mencari solusi terhadap suatu topik.

Apalagi topiknya menarik atau sedang hot di perbincangkan. Misalnya tentang gosip seorang artis yang dikenal dan diketahui publik. Obrolan akan menjadi suatu perbincangan yang menarik. Atau membahas suatu topik yang memang pas buat diperbincangkan dengan teman-temen.

Tapi akan menyebalkan kalo obrolan tiba2 kluar jalur atu temen tidak ngarti dengan apa yang kita bicarakan. Sebel banget deh. Bikin keki, sebel, bolot dan sebagainya. Dan orang semacam ini mungkin mempunyai banyak alasan. Misalnya memang nggak suka sama topiknya, atau emang nggak mengetahui permasalahannya. Atau memang nggak bisa fokus ngikutin topik. Dan mungkin masih banyak alasan laen yang belum terungkap.

Buat yang cuek bisa langsung nrocos "nggak nyambung lu". Buat yang halus, yang nyindir dengan pelan. Dengan tujuan untuk tetap konsisten membahas topik yang sudah ada. Tapi kalo temen tetep nggak berubah ya cuekin ajah.

Kalo menurut lo pade, misal ketemu temen yang kaya gitu enaknya diapain?

Aku juga kaseh

Ketika nenek2 tua itu datang, mengucapkan salam "Assalamu alaikum". Aku males kluar pasti dia lagi. Pagi-pagi dah datang. Minta sedekah. Padahal fisiknya masih kuat masih bisa kerja atau ngapain gitu bukannya minta-minta gerutuku.

Ketika siang tiba, datang Bapak-bapak dengan kopiah dan menyorongkan amplop dan proposal tentang kegiatan pesantren. Aku kembali menggerutu, emang pesantren mana seh? Kenapa mereka nggak mau berusaha, nggak mandiri, misalnya bikin kebun, atau miara ternak dan bercocok tanam yang bisa menghidupi kehidupan mereka?

Sore dikit, dua orang pemuda datang dengan gitar dan kecrekan, menyanyikan lagu ungu. Dengan kesel aku berikan uang gopekan. Ngapain seh masih muda, gagah perkasa kok ngamen?

Pulang kerja, di KRL sore, itu, makin menjadi-jadi dari ibu yang pake speker, bawa amplop, sampe yang hanya bawa kecrekan mondar-mandir. Dari yang fisiknya kuat lengkap sampe yang buntung tangan atau kakinya. Dari modal gitar listrik sampe yang botol aqua diisi krikil. Dari yang tua sampe bocah kecil menadahkan tangan minta sedekah. Aku kesel risih dan benci. Kanapa mereka harus begitu seh? Knapa nggak mau kerja yang lain, mengganggu kenyamanan orang.

Masa Allah, aku ternyata terlalu egois.
Aku yang dilahirkan dengan penuh keberuntungan, badan sehat, bisa sekolah, dan kerja. Memiliki penghasilan yang mudah2an bisa mencukupi keluarga. Brangkat pagi pulang sore dengan rutinitas dan tujuan yang jelas.

Mempunyai tempat tinggal dan bisa tidur dengan nyenyak dengan keluarga. Makan sampe kenyang dan mempunyai asuransi jika mendapatkan suatu musibah.

Bagaimana dengan mereka? Mereka juga mempunyai mimpi dan harapan. Mereka juga mempunyai hati dan perasaan. Kalo disuruh memilih emangnya mereka mau jadi pengemis, jadi pengamen dan sebagainya?

Padahal diluar sana masih banyak Sarjana dan pengangguran terdidik yang nganggur. Mereka kuat secara fisik, dan pintar dari segi pendidikan. Tapi mereka nggak punya kerjaan.

Dan aku tersentak, "uang sribu ato 500 tidak akan membuat anda miskin", teriak mereka. Ya Allah, terima kasih yang telah membukakan mata hatiku.

Motor lage

Smua pake motor, dari tukang sayur, tukang buah, dari ibu sampe anak sekolah. Smua skarang beralih ke motor. Tiap pagi, hampir tiap rumah di gang ku nyalain motor. Suaranya rame, kaya bengkel ajah. Belom suara klakson dipencet. Makin meriah deh.

Sudah nggak aneh lagi, motor menjamur dimana-mana. Kalo dulu tiap rumah memiliki sepede, kini tiap rumah punya motor. Dari yang motor bebek sampe yang model sport. Motor sudah bukan barang mewah lagi. Tapi berubah menjadi barang primer yang dimiliki tiap keluarga.

Harga motor yang terjangkau, memungkinkan tiap keluarga bisa memilikinya. Bahkan kini kepemilikan pun bisa dengan sistem kredit. Dengan atau tanpa uang muka, asal syarat-syaratnya terpenuhi bisa bawa pulang motor.

Perusahaan motor seperti Yamaha, Honda, Suzuki, Bajaj dan sebagainya tiap tahun ngluarin model baru. Dari type sport sampe model matic. Pilihan warna, teknik pengapian dan sebagainya menjadi unggulan tiap perusahaan.

Kenapa motor

"Murah, dan terjangkau", begitu kata Kang Somad tukang ojek depan gang.

Harga motor baru berkisar antara 10 juta sampe puluhan juta memungkin masyakarat bisa memilikinya.

Selain itu bentuk motor yang simpel, memudahkan pengendaranya untuk melakukan perjalanan jauh, tapi bisa melewati gang-gang sempit. Dan tentunya tidak memerlukan ruang parkir yang luas. Mau kepasar , nganter anak ke sekolah bisa dilakukan dengan motor.

Teknologi yang makin canggih membuat motor jaman sekarang irit. Untuk jarak 5 km PP, aq hanya ngisi bensin 3 liter untuk 2 minggu. Nggak tahu itung2anya gimana, yang pasti menurutku itu irit banget.

Yang pasti, sekarang sebagain masyarakat dah mabok motor. Setiap pagi smua motor kluar menuhin jalan raya dengan berbagai tujuan. Akibatnya ya jalanan jadi macet. Karena nggak kebagain jalan banyak motor yang naik trotoar, ato lebih bahaya lagi nglawan arus. Dan lebih galak lagi dah tau naik trotoar yang jelas-jelas buat pejalan kaki, main klakson ditambah marah-marah lagi. Sungguh pengendara yang aneh.

Lebih parahnya, sekarang mereka membentuk gang-gang. Dan salah satu kegiatannya tentunya dengan arak-arakan ke suatu tempat. Istilah mereka "touring". Konvoi dengan motor, memakai jaket kebanggaan dengan merek tertentu bawa bendera. Tapi niatnya bukan untuk refresing, tapi lebih ke bikin onar di jalanan. Mereka adalah raja jalanan. Semua orang disuruh minggir. Kalo nggak minggir diketok pake gagang bendera mereka. Apa mau lu kawan? Sangat memuakan?

Kalo nyampe Jakarta, disetiap perempatan atau lampu merah, pasti urutan paling depan motor semua. Jumlahnya sampe ratusan. Dan ketika lampo hijau nyala, layaknya lomba superbike, semua langsung tancap gas. Tanpa peduli keselamatan sendiri dan apalagi orang lain.

Sudah sering lihat korban kecelakaan yang disebabkan oleh motor. Baik yang karena nrobos lampu merah, ketidakmahiran pengemudinya, atau karena tersenggol kendaraan lain. Motto mereka adalah itu sudah takdir.

Cari temen

Setelah nulis banyak, trus siapa yang baca????
Nih masalahnya. Tujuan bikin blog kan bisa sharing informasi atau apa ajah ke temen lain. Kalo dimultiply kan ada tempat untuk meng add (menambah) temen dan jaringan menjadi luas. Temen si A di add, jadi punya temen A dan kelompoknya. Jadi temen nya satu jaringannya luas.

Nah sekarang di blogspot gimana caranya? Kotak-katik nggak nemu juga cara nambah temen. Apa perlu nempel alamat blog di kereta atau pasar-pasar supaya blog ini bisa dibaca ma orang lain. Dan bisa berdiskusi panjang lebar. Kira-kira kamu tahu nggak? Kasih tahu dong.

Kalo nggak bisa dibaca orang lain, sama ajah nyimpen emas di gudang, nggak bisa diapa2in neh. Orang lain juga nggak bisa memanfaatkan, dan penulis juga nggak bisa sharing pengetahuan.

Masya Allah

Blogspot

Blogspot, blog punya google ini dari segi tampilan menarik juga. Berbagai macam template baru ada disini. Fitur-fitur nya sederhana dan karena belum tahu banyak agak bingung gimana cara nya upload foto dan atau manipulasi gambar ke dalam blog. Dan beberapa fitur seperti dalam multiply, misal upload gambar, foto, resesi buku atau bikin kalender juga tidak tersedia diblogspot.

Disini belum kutemukan panduannya, dan akhirnya ya asal pencet dulu lah. Istilah orang benernya trial and error. Kalo kebenaran ya pas, kalo salah ya kotak-katik lagi. Tapi sepertinya nih blog hanya untuk dikhususkan untuk orang yang suka nulis.

Komentar dari pembaca blog pun bisa diatur. Pemilik blogspot bisa menolak komentar dari pembaca. Hal ini memang tidak ada di multiply, yang membolehkan semua komentar bisa masuk.

Pindah Blog

Sebenarnya aku dah punya blog di multiply (http://gober31.multiply.com) dan ssadpriyono@wordpress.com. Tapi nggak tahu kenapa, blog multiply sejak hari ini (Selasa, 8 April 2008) nggak bisa diakses. Setiap diklik ada tulisan acces denied. Aku juga belum tahu pasti apakah ini karena multiply lagi error atau emang sudah nggak bisa dipake lagi.

Karena desas desus belakangan ini, multiply merupakan salah satu blog yang diblokir pemerintah via kominfo. Multiply mempunyai fasilitas pemutar film dan dianggap bisa menyebarluaskan pornografi. Sehingga perlu dibatasi kalo perlu diblokir untuk pengguna di Indonesia.

Maksud pemerintah baik, tapi efeknya ya bikin shock para pengguna multiply. Karena multiply merupakan salah satu blog yang dinamis. Komunikasi antar komunitas berlangsung sangat cepat dan update. Dibandingkan dengan blog lain multiply tampilannya sangat sederhana namun mempunyai banyak fungsi. Mulai dari tulisan, foto, kalender, resensi sangat mudah diposting.

Kalo sudah begini, ya repot untuk memulai dari awal lage. Mudah-mudahlan blogspot bisa menggantikan multiply ku yang hilang bersama teman-teman.